Sementara pengangkatan PPPK dilakukan pada Maret 2026.
Baca Juga: Terima Kasih Pak Prabowo, Akhirnya Pegawai non ASN Bisa Dapatkan THR Tahun 2025 Sebesar…
Namun, dalam dua minggu terakhir, Kementerian PANRB, BKN, serta instansi terkait menemukan cara untuk mempercepat proses tersebut.
"Alhamdulillah, pemerintah menemukan mekanisme percepatan dan Presiden menyambut baik langkah ini," kata Rini.
Dengan percepatan ini, instansi pemerintah baik di pusat maupun daerah diminta segera menindaklanjuti kebijakan tersebut.
Baca Juga: Pencairan THR Pensiun PNS Tidak Menyeluruh pada Tanggal 17 Maret, Pengguna Rekening BRI Apa Kabar?
"Langkah ini merupakan kebijakan nasional yang optimal dan akomodatif. Sekarang, saatnya instansi pemerintah berperan aktif dalam memastikan pengangkatan CASN berjalan lancar," pungkas Rini.
Seleksi CPNS dan PPPK Selanjutnya Bukan Untuk Membuka Lowongan Kerja
Di luar percepatan pengangkatan CASN, Mensesneg Prasetyo juga menyampaikan pesan penting dari Presiden.
Ia mengungkapkan bahwa seleksi CPNS dan PPPK bukan hanya sekadar membuka lapangan pekerjaan.
Tetapi seleksi CPNS dan PPPK selanjutnya dibuka untuk memastikan pelayanan optimal kepada masyarakat.
Baca Juga: CAIR APRIL 2025, Sri Mulyani Setujui Anggaran Uang Rp900 Ribu untuk PNS
"Menjadi ASN adalah pengabdian dalam melayani masyarakat. Rekrutmen ini bukan sekadar lowongan kerja, tetapi memastikan bahwa negara memiliki pelayanan yang optimal dan memberikan manfaat bagi rakyat," tegasnya.
Jadi itulah Keputusan Presiden terkait dengan seleksi CPNS dan PPPK selanjutnya yang disampaikan oleh Mensesneg.***