Dengan adanya jadwal penyesuaian saat ini sungguh sangat mengecewakan para lulusan CPNS dan honorer untuk jadi PPPK.
Secara logika, jadwal penyesuaian pengangkatan CPNS pada 1 Oktober 2025 dan PPPK pada 1 Maret 2026 sudah sangat terlambat dan menyalahi aturan administrasi yang sudah ditetapkan.
Maka itu, Waka DPR RI segera mendesak pemerintah melakukan percepatan simulasi-simulasi pendataan.
Dan juga, merapikan pendataan agar mempercepat pengangkatan CPNS dan PPPK senuanya di tahun 2025.
“DPR meminta pemerintah melakukan simulasi dan mempercepat pendataan supaya pengangkatan CPNS dan PPPK jadwalnya bisa lebih cepat dari yang diumumkan,” ujar Sufmi Dasco.
Kemudian, untuk hasil desakan DPR RI terhadap pemerintah akan terlihat dalam dua atau tiga hari.
“Nah mudah-mudahan dalam satu dua hari atau paling lambat minggu depan hasil simulasi yang diminta oleh DPR kepada pemerintah dapat dibongkar,” lanjut Waka DPR RI.
Sebelumnya, Presiden Prabowo memastikan bahwa perkembangan pengangkatan CPNS dan PPPK TA 2024 sedang diurus oleh pemerintahannya.
"Ya, lagi diurus semuanya," kata Prabowo di Plaza Insan Berprestasi Kantor Kemendikdasmen, Jakarta Pusat pada Kamis.
Di sisi lain, Waka DPR RI Sufmi Dasco Ahmad berharap KemenPAN RB dan BKN segera lakukan perubahan jadwal pengangkatan CPNS dan PPPK jadi lebih cepat.
“Dan mudah-mudahan hasilnya untuk pengangkatan CPNS dan PPPK lebih baik dan lebih cepat jadwalnya,” pungkasnya.***