KLIK PENDIDIKAN - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo baru saja menggelar rapat internal dengan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin di Istana Presiden, Jakarta.
Budi Gunadi mengatakan Presiden ingin agar harga alat kesehatan (alkes) dan obat – obatan di Indonesia setara dengan Negara tetangga.
Dibanding dengan Malaysia, harga obat – obatan di Indonesia bisa lebih tinggi hingga lima kali lipat, ujar Menkes Budi Gunadi.
Menkes juga turut menyampaikan bahwa Presiden meminta agar industri alat kesehatan dibangun di Indonesia.
Hal tersebut diutarakan dengan harapan ketika suatu waktu terjadi hal yang tidak diinginkan misalnya pandemi terulang kembali, maka Indonesia bisa lebih sigap menghadapi hal tersebut.
Budi Gunadi juga menyampaikan tingginya harga alkes dan obat – obatan dikarenakan adanya inefisiensi, hingga masalah dalam tata kelola.
Menkes menginginkan semuanya berjalan kelak dengan transparansi.
Rapat tersebut juga membahas mengenai perpajakan, Menkes Budi Gunadi berharap perpajakan dibuat lebih sederhana.
“Kalau misal ada industri yang kita dorong, kita kan beli 10 ribu USG, kalau ingin beli 10 ribu USG itu kalau bisa USG ada di kita dong, padahal bea masuk USG 0 persen," imbuh Budi Gunadi Sadikin.
“Kalau impor kalau kita ada pabrik dalam negeri beli komponen layar USG, elektronik buat USG, bahan bakunya dikenakan biaya pajak atau biaya masuk 15 persen, nah ini kan ada inkonsistensi," tambahnya.
Cak Imin : Seharusnya Obat Gratis
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) merespon keinginan Presiden agar harga alkes dan obat – obatan di Tanah Air setara dengan Negara tetangga.