KLIK PENDIDIKAN - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Indonesia telah mengumumkan rencana pembukaan kembali rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CASN) pada tahun 2024.
Inisiatif rekrutmen CASN 2024 yang dipelopori oleh Menteri Abdullah Azwar Anas ini bertujuan untuk menampung sekitar 1,6 juta personel non-PNS.
Termasuk mantan pegawai THK-2 (Kategori Kehormatan 2), melalui upaya rekrutmen yang akan datang.
Menteri Anas mengungkapkan, fokus rekrutmen CASN 2024 adalah menangani status ketenagakerjaan 1,6 juta non-PNS, khususnya penerima honorer yang belum terintegrasi ke dalam PNS.
Khususnya, antara tahun 2005 dan 2014, pemerintah telah mengubah sejumlah besar pegawai honorer menjadi Pegawai Negeri Sipil penuh.
Meski sudah ada upaya yang dilakukan, Menteri Anas memperkirakan masih ada 1,6 juta penerima honorer yang menunggu integrasi ke dalam Aparatur Sipil Negara pada tahun 2024.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, PANRB sedang mempertimbangkan opsi untuk mengangkat mereka menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Para penerima penghargaan yang terdiri dari 130.495 personel THK-2 dan 1.475.694 pegawai honorer umum ini menghadapi ketidakpastian mengenai pekerjaannya di masa depan.
Menteri Anas menyampaikan, pemerintah telah menyusun rencana untuk 1,6 juta penerima penghargaan tersebut, namun rinciannya perlu dikonsultasikan dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI), khususnya Komisi II, untuk memastikan pendekatan yang komprehensif dan terkoordinasi dengan baik.
Perkiraan sebelumnya, pemerintah mengidentifikasi sekitar 2,3 juta pegawai honorer di seluruh Indonesia.
Dengan berlakunya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Pegawai Negeri Sipil, maka pemerintah secara hukum terikat untuk menyelesaikan masalah ketenagakerjaan honorer pada Desember 2024.