Anggota Komisi IX DPR RI Nur Nadlifah Meminta Pemerintah Harus Turun Tangan Atasi Sindrom Baby Blues

photo author
Sukmawati KP, Klik Pendidikan
- Rabu, 6 September 2023 | 19:28 WIB
Anggota Komisi IX DPR RI Nur Nadlifah meminta pemerintah turun tangan atasi sindrom baby blues. (dpr.go.id)
Anggota Komisi IX DPR RI Nur Nadlifah meminta pemerintah turun tangan atasi sindrom baby blues. (dpr.go.id)

KLIK PENDIDIKAN - Anggota Komisi IX DPR RI Nur Nadlifah meminta pemerintah harus turun tangan atasi sindrom baby blues.

Sindrom baby blues ini biasanya terjadi pada ibu yang baru melahirkan.

Sindrom baby blues ini dapat mengganggu psikologi seorang ibu yang baru melahirkan.

Baca Juga: Resmi Naik 12 Persen! Gaji Pokok Pensiunan PNS akan Kembali Ditransfer Oktober 2023, Segini Nominalnya

Dilansir dalam laman dpr.go.id, Anggota Komisi IX DPR RI Nur Nadlifah mendorong pemerintah untuk turun tangan atasi sindrom baby blues yang kerap terjadi pada seorang ibu yang baru melahirkan.

Nur Nadlifah menekankan perlunya penguatan mental bagi para perempuan.

Kondisi psikologis perempuan utamanya para ibu harus mendapatkan perhatian.

Baca Juga: MOHON MAAF BAGI PENSIUNAN PNS GOLONGAN I, II, III DAN IV! GAJI TIDAK CAIR TANGGAL 1 DARI TASPEN KARENA HAL INI

"Sudah bagus ketika program BKKBN kita diimbau untuk melahirkan tidak terlalu dini, tidak terlalu muda (umurnya) melahirkan."Ujar Nur Nadlifah.

"Kalau dibilang menikah terlalu dini mungkin karena ada hal-hal tertentu yang mengharuskan menikah, tetapi melahirkan terlalu dini di samping itu punya potensi anaknya kena stunting," Lanjutnya kepada Parlementaria, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Untuk itu, Politisi Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa ini meminta Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk terus melakukan edukasi kepada masyarakat. Misalnya edukasi tentang pernikahan dini.

Baca Juga: KABAR GEMBIRA! RUU ASN Terbaru Berikan 4 Perlindungan Bagi Para PPPK Di Indonesia

Nur Nadlifah mengharapkan agar pemerintah turun tangan dalam menangani sindron baby blues ini.

Ia menilai bahwa salah satu faktor terjadinya sindrom baby blues pada ibu adalah kurangnya perhatian dari orang sekitar.

Oleh sebab itu, pemerintah harus turun tangan untuk memberikan edukasi mengenai sindrom baby blues yang bisa terjadi pada ibu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Nabilah Dwi Hermawati

Sumber: dpr.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X