KLIK PENDIDIKAN – Inilah harta kekayaan Cinta Mega, seorang anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan yang diduga memainkan game haram lengkap dengan informasi mengenai akun YouTube DPR RI yang di-take down akibat dibobol hacker.
Harta kekayaan Cinta Mega eks anggota DPRD DKI Jakarta ini kembali mencuat setelah akun YouTube DPR RI yang di-take down akibat dibobol hacker dengan menayangkan permainan game haram.
Sebelumnya, publik dihebohkan setelah akun YouTube DPR RI di-hack oleh hacker dengan mengubah foto profil dan menayangkan permainan game haram.
Tentunya, hal itu mengingatkan terkait kasus Cinta Mega yang diduga tengah memainkan game haram itu saat agenda rapat paripurna.
Sehingga masih banyak beredar pertanyaan terkait berapa jumlah harta kekayaan Cinta Mega, seorang anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan.
Pertanyaan mengenai harta kekayaan Cinta Mega banyak dimunculkan setelah viralnya kasus dugaan main game haram yang dilakukan oleh anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut.
Dengan adanya kasus dugaan main game haram itu, tidak sedikit masyarakat yang membahas terkait harta kekayaan yang dimiliki Cinta Mega sebagai anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan.
Sebagai informasi, nama Cinta Mega, seorang anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan ini telah mencuri banyak perhatian publik karena kasus dugaan main game haram.
Lebih lanjut, dugaan kasus main game haram yang dilakukan oleh Cinta Mega juga mendapat respon dari DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta.
Dilansir dari Antara, Gembong Warsono selaku Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP DKI Jakarta mengaku siap ketika dirinya dipanggil Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan terkait dugaan kasus main game haram.
"Ya pastilah, pasti kan, apa yang kita putuskan harus kita pertanggungjawabkan ke DPP,” kata Gembong, dilansir Klik Pendidikan dari Antara, Rabu 6 September 2023.
Ia juga menyadari bahwa semua keanggotaan partai, termasuk keanggotaan Cinta Mega adalah hak dan kewenangan konstitusional DPP PDI Perjuangan.