Kabari Baik dari Menteri PKP Tentang Kepemilikan Rumah Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Cek Kebijakan Prorakyat di Sini

photo author
- Kamis, 20 Maret 2025 | 06:45 WIB
Menteri PKP menjelaskan kebijakan prorakyat di sektor perumahan  (youtube.sekretariat presiden)
Menteri PKP menjelaskan kebijakan prorakyat di sektor perumahan (youtube.sekretariat presiden)

KLIK PENDIDIKAN – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melaporkan beberapa hal tentang Kebijakan Prorakyat di sektor perumahan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 19 Maret 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk terus mendorong Kebijakan Prorakyat di sektor perumahan, mulai dari pembebasan biaya hingga percepatan layanan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Maruarar menjelaskan bahwa Presiden Prabowo meminta agar sejumlah Kebijakan Prorakyat yang meringankan beban masyarakat segera disosialisasikan secara masif hingga ke daerah-daerah.

Baca Juga: Pemerintah Alokasikan APBN 2025 Sebesar Rp3,4 Triliun untuk Program Cek Kesehatan Gratis Bagi Masyarakat 

Presiden Prabowo meminta supaya hal-hal Kebijakan Prorakyat dari yang tadinya bayar menjadi gratis yaitu BPHTB tadinya 5% menjadi 0% (BPHTB gratis).

Kemudian juga retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dari bayar menjadi 0 alias PBG gratis, dan PPN ditanggung pemerintah sampai Juni 2025.

Hal ini supaya disosialisasikan secara masif ke daerah supaya bisa dinikmati oleh Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Baca Juga: Kabar Gembira!!! THR ASN Cair, Mulai Ditransfer ke Rekening Masing-Masing Sejak Senin, 17 Maret 2025, Harap Segera Cek Rekening 

Dalam kesempatan tersebut, Maruarar juga melaporkan progres penyelesaian Wisma Atlet di Pademangan, Jakarta. Tiga tower di kawasan tersebut yakni tower 8, 9, dan 10 telah rampung dan siap diserahterimakan.

“Sudah selesai, sudah siap diserah terimakan. Nanti ada yang menghuni, ada bagi masyarakat dan juga bagi ASN, nanti yang mendistribusikannya adalah Mensesneg,” terangnya.

Selain itu, Maruarar juga memaparkan pencapaian pembangunan rumah subsidi hingga Maret 2025.

Baca Juga: APBN 2025 Defisit Sebesar Rp31,2 Triliun untuk Posisi Akhir Februari 2025 dan Masih Dalam Target Design APBN 

Total rumah subsidi yang telah terbangun dan tersalurkan mencapai lebih dari 1,1 juta unit, dengan berbagai status pembangunan, akad, dan penyaluran kredit.

Presiden Prabowo juga memberi perhatian khusus terhadap kualitas rumah subsidi yang dibangun dan menegaskan bahwa kualitas rumah subsidi harus tetap terjaga.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dian Mayang Sari

Sumber: Youtube Sekretariat Presiden

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X