Kenapa Laporan Kinerja APBN Januari 2025 Tidak Dirilis pada Bulan Februari 2025, Ini Penjelasan Sri Mulyani

photo author
- Senin, 17 Maret 2025 | 11:58 WIB
Sri Mulyani gelar Konfrerensi Pers APBN KiTa di Aula Mezzanine Kemenkeu Jakarta 13 Maret 2025 (kemenkeu.go.id)
Sri Mulyani gelar Konfrerensi Pers APBN KiTa di Aula Mezzanine Kemenkeu Jakarta 13 Maret 2025 (kemenkeu.go.id)

KLIK PENDIDIKAN - Laporan Kinerja APBN KiTa Januari 2025 yang sempat tertunda kini dilaporkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani saat Konferensi Pers di Jakarta pada tanggal 13 Maret 2025.

Sri Mulyani menyebutkan bahwa APBN yang biasanya digunakan adalah APBN KiTa. Dijelaskan juga bahwa APBN KiTa ini di dalam konteks postur dari APBN 2025 yang sudah ditetapkan oleh DPR.

Ada beberapa hal yang memang terkait pelaksanaan APBN KiTa di awal tahun yang dilihat datanya masih sangat belum stabil karena berbagai faktor.

Baca Juga: Beli Rumah Bisa Bebas PPN 11 Persen, Pemerintah Perpanjang Insentif PPN Rumah Tapak dan Satuan Rumah Susun untuk Tahun 2025

Ini semuanya kemudian dipertimbangkan untuk menunggu sampai data cukup stabil sehingga bisa memberikan suatu laporan mengenai pelaksanaan APBN KiTa 2025 dengan dasar yang jauh lebih stabil dan diperbandingkan sehingga tidak terjadi kemungkinan salah interpretasi.

Sebagai awal penjelasan APBN KiTa ini, Sri Mulyani menjelaskan bahwa APBN KiTa 2025 adalah APBN tahun pertama untuk Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming.

Pelaksanaan APBN adalah sebuah pelaksanaan instrumen keuangan negara yang begitu penting untuk mencapai tujuan-tujuan prioritas.

Baca Juga: GAJI UTUH TANPA POTONGAN PAJAK? Menkeu Tetapkan PMK No. 10 Tahun 2025 PPh 21 Atas Penghasilan Tertentu Ditanggung Pemerintah 

Tujuan prioritas tersebut telah dan akan terus ditetapkan oleh Presiden Prabowo dan oleh karena itu tema mengenai agility atau kelincahan kemampuan yang fleksibel namun tetap menjaga kehati-hatian dan kelanjutan dari APBN itu menjadi sangat penting.

Tentu sebagai Presiden terpilih akan melaksanakan banyak program-program dan kita terus melakukan dan meyakinkan agar APBN bisa menjadi instrumen yang diandalkan dan tetap bisa terjaga jangka menengah dan panjang.

Itulah yang menjadi dasar bagi Kemenkeu untuk terus menjaga APBN sebagai instrumen penting negara dan pemerintah dalam menjalankan proses pembangunan.

Baca Juga: Simak Pengumuman Resmi Presiden! THR Aparatur Negara Akan Dicairkan Mulai 17 Maret 2025 dan Gaji ke-13 Akan Dibayarkan Juni 2025

Selain itu juga untuk menjaga negara dan menjaga perekonomian serta rakyat untuk mencapai cita-cita kita menuju Indonesia yang maju adil sejahtera.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novi Yanti Ningsih

Sumber: Kemenkeu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X