Dampaknya sangat luas, memapar hampir 1,2 juta lulusan CPNS dan PPPK tahun anggaran 2024.
Sebagai bentuk penolakan, para lulusan CASN 2024 juga melakukan berbagai aksi demonstrasi.
Menuntut dibatalkannya keputusan dari KemenPANRB dan BKN soal penundaan pengangkatan.
Baca Juga: SRI MULYANI TEKEN JUKNIS PENYALURAN THR PNS PPPK 2025, Nominalnya Tembus Rp9 Juta Bagi
Terutama para lulusan hasil seleksi PPPK Tahap I yang berasal dari Honorer.
Pengabdian bertahun-tahun, namun ketika sudah dinyatakan lulus seleksi justru harus menunggu lagi hingga satu tahun ke depan.
Masih banyak lagi berbagai dampak yang mesti dipikirkan Pemerintah dan sudah disampaikan DPR RI.
Sufmi Dasco mengatakan bahwa telah meminta pemerintah untuk membuat pendataan yang rapi dan cepat.
Termasuk melakukan percepatan pengangkatan CASN 2024, baik untuk CPNS maupun PPPK Tahap I.
"Kami meminta pemerintah melakukan simulasi-simulasi untuk mempercepat pendataan, merapikan pendataan dan juga mempercepat pengangkatan," terang Dasco.
Keputusan pembatalan penundaan pengangkatan ini akan segera disampaikan Pemerintah paling lambat minggu depan.
"Kita akan mendengarkan hasilnya mungkin paling lambat minggu depan dari Pemerintah," kata Dasco dikutip dari Antaranews pada Jumat, 14 Maret 2025.
Pernyataan meyakinkan juga disampaikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka soal solusi yang sudah didapat terkait penundaan pengangkatan CPNS dan PPPK.
Gibran menyebut bahwa Kementerian terkait dan Presiden langsung yang akan mengupdate solusinya.