KLIK PENDIDIKAN - Pemerintah sebutkan absensi honorer jadi penilaian pengangkatan PPPK 2024.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Deki Susanto jelaskan absensi honorer jadi penilaian pengangkatan PPPK 2024.
Lebih lanjut Sekretaris Disperindag Pemprov Babel, Deki Susanto ungkapkan tujuan absensi honorer jadi penilaian pengangkatan PPPK 2024 sekaligus untuk penegakan displin pegawai.
Baca Juga: Loker BUMN Bank Mandiri Sebagai Staf Admin Lelang Juli 2024 untuk Lulusan S1 Semua Jurusan
Menjelang pembukaan seleksi CASN 2024 kedisiplinan termasuk absensi honorer jadi penilaian pengangkatan PPPK 2024 di lingkungan Pemprov Babel memang perhatian.
Mengenai absensi pegawai baik honorer, PPPK dan PNS di Pemprov Babel sudah menggunakan sidik jari.
Dengan absensi sidik jari maka kehadiran pegawai ASN maupun honorer tidak dapat dimanipulasi.
Baca Juga: Dosen Bisa Dapatkan Honor Tambahan di Luar Gaji Pokok dari Menkeu Sri Mulyani, Simak Selengkapnya
Secara resmi Pemprov Babel melalui Deki Susanto berikan pernyataan kepada publik terkait absensi sidik jari pegawai.
"Patuhi dan jalani aturan yang ada, sehingga kehadiran honorer kita dapat meningkatkan kinerja organisasi," kata Sendiri Disperindag Provinsi Babel, Deki Susanto dikutip Klik Pendidikan dari perindag.babelprov.go.id pada 1 Juli 2024.
Dengan pernyataan Deki bahwa kehadiran honorer sangat berpengaruh terhadap kinerja organisasi.
"Absensi juga bisa menjadi unsur pengangkatan PPPK, mudah-mudah di angkat, "jelas Deki Susanto.
Deki juga menyebutkan absensi honorer jadi unsur penilaian pengangkatan PPPK 2024.