KLIK PENDIDIKAN - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Men, memberikan pembinaan kepada sekitar 450 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan guru di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah.
Di Tahun politik ini Gus Men menekankan pentingnya layanan publik tetap berjalan lancar, apalagi bagi guru, agar selalu menanamkan kejujuran kepada siswa.
Peran guru dianggap sebagai kunci menentukan generasi emas dimasa yang akan datang.
"Pelayanan publik tidak boleh terhenti karena tahun politik. Guru harus tetap fokus pada pendidikan siswa dan membantu mereka menjadi generasi emas," pesan Gus Men di Rembang. Dikutib klik pendidikan dari laman kemenag.go.id pada 31 Desember 2023.
Menurut Gus Men siswa pintar itu memang memang penting, tapi akhlak yang baik serta jujur itu jauh lebih penting.
"Kunci kesuksesan bukan hanya kecerdasan, melainkan juga kejujuran. Jika kita hanya menuntut kecerdasan, teknologi mungkin lebih cerdas, dan guru akan gagal memahami tujuan sejati pendidikan," tambah Gus Men.
Selain itu, Gus Men juga mengumumkan bahwa Kementerian Agama (Kemenag) telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) Inpassing bagi 98.972 guru madrasah yang non ASN.
Baca Juga: Pemerintah Janji Naikan Gaji PNS 8 Persen, Catat Tabel Perhitungan Uang yang Didapat
SK ini diterbitkan setelah menunggu selama 12 tahun, saat ini para guru telah menerima pencairan tunjangan inpassing selama tiga bulan, yaitu Oktober, November, dan Desember 2023.
Dengan Total mencapai Rp321,8 miliar yang bersumber dari dana relokasi dari Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN) Kementerian Keuangan.
Dengan pemberian SK Inpassing ini, Gus Men berharap dapat meningkatkan kinerja para guru.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus berupaya meningkatkan kesejahteraan guru, terutama bagi guru non ASN.
"Masih ada sekitar 80.000 pegawai yang belum berstatus ASN atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang akan kami upayakan," ungkap Gus Men.