KLIK PENDIDIKAN - Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait telah pergi Sabtu Sabtu 26 Agustus 2023 lalu.
Tapi pria yang dikenal gigih dalam memperjuangkan hak-hak anak yang meninggal dunia di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur masih sempat menitipkan pesan terakhirnya.
Melalui adik kandungnya Agustinus Sirait, pria bewok pejuang hak anak ini menitipkan pesannya, seperti ini.
"Terima kasih atas perhatian yang begitu besar dari abang saya, Arist Merdeka Sirait dan kebetulan beliau sempat menitip pesan kepada saya," kata Agustinus dalam jumpa pers di Jakarta.
"Pesannya adalah saya diminta menyampaikan kepada media agar tetap berjuang menyuarakan perlindungan anak," kata Agustinus, mengutip pesan Arist Merdeka Sirait.
Alasannya, selama ini upaya perlindungan anak masih prihatin. Bahkan untuk perlindungan anak terutama kasuskekerasan seksual, masih di posisi yang paling tinggi.
Baca Juga: Kabar Duka, Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait Tutup Usia
Arist disemayamkan di rumah duka Sentosa, rencana dimakamkan hari Selasa 29 Agustus 2023 di Porsea, Sumatera Utara.
Menurut keterangan keluarga almarhum, dalam 12 bulan terakhir ini, Arist sudah 3 kali masuk rumah sakit dengan dengan keluhan infeksi saluran kemih
"Ya mungkin karena sudah mulai menyebar ke beberapa fungsi organ, misalnya hati, paru-paru dan jantung dan mungkin semua itu sudah mempengaruhi organ lain," kata Agustinus.
Baca Juga: Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait Meninggal Dunia pada Usia 63 Tahun
Seorang wanita teman aktivis Arist Merdeka Sirait di Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA), mengaku sempat mengikuti perkembangan kesehatan almarhum saat masih dirawat di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
"Malamnya saya dapat kabar dari rumah sakit bahwa Bang Arist telah melalui berbagai proses penangan kesehatan. Sabar ya mbak, jangan panik," katanya.