KLIK PENDIDIKAN - Kali ini mengulas harta kekayaan Andrei Angouw, salah satu kepala daerah terkaya di Indonesia ditengah tingginya angka pengangguran di Kota Manado.
Harta kekayaan Wali Kota Manado, Andrei Angouw ini dapat diakses langsung melalui situs milik pemerintah yaitu elhkpn.kpk.go.id.
Menjabat sebagai Wali Kota Manado sejak 10 Mei 2021, harta kekayaan yang sudah terkumpul dan dilaporkan ke LHKPN KPK sebesar Rp287 miliar.
Ia mempunyai latar belakang sebagai seorang pengusaha sukses dan pernah juga menjadi direktur di PT Gapura Utarindo.
Politikus dari PDIP yang berdarah Tionghoa serta beragama Konghucu ini pernah menjabat sebagai anggota DPRD Sulawesi Utara 2 periode, sejak 2004-2019.
Bahkan Ia juga pernah menjabat sebagai ketua DPRD Sulawesi Utara sejak 2 Oktober 2019 hingga 10 Mei 2021.
Baca Juga: Pimpin Daerah Dengan Pengangguran Terbanyak Di Yogyakarta, Inilah Profil Kustini Bupati Sleman
Ditengah suksesnya dalam berkarir di pemerintahan, daerah yang dipimpinnya sekarang, ternyata angka kemiskinannya memprihatinkan.
Berdasarkan data BPS (Sulawesi Utara) SULUT, jumlah penduduk miskin di Kota Manado mencapai angka 25,38 ribu jiwa.
Kota Manado menjadi daerah penyumbang angka kemiskinan tertinggi di Sulut di susul Kabupaten Minahasa dan Kabupaten Minahasa Selatan diurutan ke-3.
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Manado juga menduduki rangking pertama dengan 10,47 persen, angka ini diatas TPT Provinsi Sulut yang hanya 6,61 persen.
Menghadapi tingginya angka kemiskinan dan pengangguran di Kota Manado, Andrei Angouw, selaku Wali Kota Manado harus bekerja ekstra keras lagi untuk mengatasi permasalahan yang ada.
Pengangguran di Sulawesi Utara, khususnya Kota Manado muncul karena ketidakseimbangan antara persediaan dan kebutuhan tenaga kerja, baik dari segi kualitas maupun kuantitas yang dibutuhkan pasar kerja, sehingga terjadi kesenjangan dan kendala dalam proses penempatan tenaga kerja.