Selain Rumah Sakit BIH, dalam kesempatan tersebut Menteri BUMN juga melihat progress revitalisasi Grand Inna Bali Beach Hotel, dalam blue print revitalisasi hotel yang berada di dalam kawasan KEK Sanur.
Hotel ini dilengkapi dengan Convention Center, Ethnobotanical Garden, central UMKM.
Tinjauan Erick Thohir juga dilakukan pada area utilitas kawasan meliputi Ground Water Tank, Waste Water Treatment Plant, Power House.
Dengan KEK Sanur ini, menurut Menteri BUMN, diharapkan bisa memanjakan pengunjung dengan menikmati berbagai fasilitas terintegrasi dan teknologi terkini serta memberikan added value experience.
Di samping itu diharapkan dapat menarik minat penduduk Indonesia untuk mengalihkan perawatan medis yang sebelumnya dilakukan di luar negeri.
Baca Juga: Kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Mantan Penjaga Gawang Timnas Kurnia Meiga Ucapkan Terima Kasih
Menteri BUMN mengungkapkan apresiasi terhadap perkembangan KEK Sanur dan mengakui potensi yang signifikan bagi BUMN untuk berkontribusi pada kemajuan perekonomian Indonesia.
“Perkembangan yang telah dilakukan di KEK Sanur saat ini cukup signifikan, saya mengapresiasi kerja cepat dan cerdas yang dilakukan seluruh BUMN yang terlibat," katanya.
Progres yang bagus ini, menurut Erick, tentu tidak lepas dari kemitraan strategis dan kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan entitas swasta.
Baca Juga: Erick Thohir : Rumput Lapangan Stadion JIS Harus Diperbaiki agar Sesuai dengan Standar FIFA
Kemitraan ini untuk mempromosikan inovasi, transfer teknologi, dan penciptaan lapangan kerja dalam kawasan kesehatan pariwisata pertama di Indonesia.
Erick menambahkan, pengembangan KEK Sanur merupakan langkah transformasi strategis yang menciptakan berbagai nilai tambah untuk Indonesia.
Dengan KEK Sanur ini, Indonesia akan memiliki pusat layanan kesehatan kelas dunia dan akan menjadi magnet pariwisata baru melalui konsep medical & wellness tourism.