KLIK PENDIDIKAN - Tidak lama lagi, Kemensos RI bekerjasama dengan lembaga lain akan segera merealisasikan program Sekolah Rakyat.
Sekolah Rakyat nantinya akan terdiri dari 3 jenjang mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA.
Program tersebut dilaksanakan oleh pemerintah guna ingin mengangkat derajat anak anak dari keluarga miskin agar keluar dari lingkaran kemiskinan.
Hal tersebut dibenarkan oleh Mensos RI Saifullah Yusuf bahwa program Sekolah Rakyat direncanakan sudah bisa beroperasi pada tahun ajaran 2025-2026.
Dilansir dari laman resmi Kemensos RI, pria yang kerap disapa Gus Ipul itu mengungkapkan bahwa Presiden RI meminta agar program Sekolah Rakyat terus dimatangkan.
Gus Ipul juga menuturkan bahwa Presiden Prabowo meminta program Sekolah Rakyat bisa mencakup seluruh daerah di Indonesia.
Pria berusia 60 tahun itu juga membeberkan sudah ada sebanyak 53 lokasi yang siap menyelenggarakan program tersebut.
“Secara sarana dan prasarana, kami sudah siap di 41 Sentra dan Balai milik Kemensos. Kemudian di Jatim ada 9, terus ada 2 universitas dan 1 di Sumatera Barat. Total 53 lokasi yang sudah siap," ujarnya.
Sedangkan untuk target siswa yang berhak sekolah di Sekolah Rakyat adalah anak anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
"Pemerintah menargetkan peserta didik berasal dari kategori desil 1 dan 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)," lanjut Gus Ipul.
Kemudian Gus Ipul juga menegaskan bahwa program tersebut akan memenuhi semua kebutuhan siswa.
"Sekolah gratis 100 persen. Seragamnya, makan, semua gratis dan ada asramanya untuk tempat tinggal siswa," paparnya.