KLIK PENDIDIKAN - Pemerintah terus berkomitmen untuk melakukan percepatan penataan pegawai non-ASN atau honorer diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Namun demikian, dalam proses percepatan pengangkatan itu masih diperlukan berbagai penyesuaian-penyesuaian yang harus dilakukan.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Rini Widyantini menyebut penyesuaian itu berkaitan dengan jadwal pengadaan ASN.
Menurutnya dengan adanya hal tersebut, seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) diusulkan untuk diselenggarakan pada akhir 2025 atau awal 2026.
Hal ini diungkapkan menteri Rini pada Rapat Kerja dengan Komisi II DPR membahas program kerja tahun anggaran 2025.
Rini menjelaskan, usulan tersebut mempertimbangkan adanya kebutuhan penataan dan penempatan ASN untuk mendukung berbagai program prioritas pembangunan.
"Pemerintah mengusulkan untuk dilakukan penyesuaian jadwal pengangkatan CASN sebagai pegawai ASN. Dengan perkiraan pengangkatan pada akhir 2025 atau di awal 2026," kata Rini di Ruang Rapat Komisi II DPR, pada Rabu 5 Maret 2025.
Selain itu, menurut Rini, sebagaimana amanat UU No 20 Tahun 2023 tentang ASN, pemerintah akan terus berusaha untuk memperkuat penataan ASN secara nasional dengan pendekatan yang menyeluruh.
“Pemerintah dan DPR berkomitmen untuk menyelesaikan penataan pegawai non-ASN ini dengan pendekatan lebih komprehensif," ucapnya.
Menurut MenPANRB pengadaan CASN harus disertai dengan penataan yang terstruktur dan menyeluruh untuk memastikan kualitas birokrasi yang lebih baik.
Pada rapat itu disepakati bahwa pengangkatan CPNS akan dilakukan pada bulan Oktober 2025 dan pengangkatan PPPK pada Maret pada tahun berikutnya.