KLIK PENDIDIKAN - Menpan RB (Menteri Pendayahgunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) telah mengkonfirmasi data honorer yang telah terverifikasi BKN (Badan Kepegawaian Negara).
Data honorer yang telah terverifikasi BKN merupakan salah satu proses penting sebelum honorer tersebut diangkat menjadi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja).
Hal tersebut untuk mengindari honorer bodong, sehingga honorer yang diangkat menjadi PPPK merupakan honorer yang benar-benar mengabdi.
Baca Juga: PT Taspen Hentikan Pencairan Tunjangan Anak Pensiunan PNS Jika Tidak Memenuhi Dua Hal Berikut...
Honorer bodong yakni honrer yang datanya masuk ke database BKN, namun tidak ditemui di lapangan.
Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah dibalik kebijakan penghapusan honorer tak lain yakni dengan mengangkat PPPK.
Akan tetapi pemerintah tidak akan mengangkat tenaga honorer menjadi PPPK begitu saja meskipun datanya telah terverifikasi oleh BKN.
Salah satu upaya pemerintah untuk menyaring tenaga honorer yaitu dengan mewajibkan tenaga honorer mengikuti seleksi CASN 2024.
Seleksi CASN 2024 yang dipergunakan untuk honorer tersebut hanyalah formalitas belaka saja.
Tenaga honorer yang mengikuti seleksi CASN 2023 tersebut telah dijamin oleh pemerintah untuk diangkat PPPK.
Baca Juga: Waduh, Ada Temuan Tenaga Honorer Siluman Masuk Database KemenpanRB dan BKN
Untuk diketahui bahwa data honorer yang telah terverifikasi dan tervalidasi BKN sebanyak 1.788.851.
Honorer sejumlah 1.788.851 tersebut dapat diangkat menjadi PPPK 2024 apabila mengikuti seleksi CASN 2024.