KLIK PENDIDIKAN - Kementerian Agama (Kemenag) memberikan kabar kepada seluruh guru madrasah di Indonesia.
Guru diperintahkan untuk dapat mempersiapkan diri untuk mengikuti Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Madrasah pada tahun 2024.
AKGTK bagi guru bertujuan untuk mengukur kompetensi secara menyeluruh, khususnya dalam aspek pedagogik dan profesional.
Menurut Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Thobib Al Asyhar, hasil asesmen ini akan menjadi dasar bagi Kementerian Agama.
Hasil AKGTK berguna untuk menyusun kebijakan dalam meningkatkan kompetensi guru madrasah.
Sehingga para guru didorong untuk dapat mengikuti AKGTK supaya arah kedepan program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) melalui kelompok kerja yang sesuai dengan apa yang diperlukannya.
"Hasil dari asesmen ini akan menjadi pijakan bagi direktorat untuk mengambil kebijakan meningkatkan kompetensi guru," kata Thobib.
"Hal itu dilakukan dengan mendorong para guru melakukan proses Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) melalui kelompok kerja yang diikutinya agar kompetensi guru terus meningkat," lanjutnya.
Namun sebelum pelaksanaan asesmen, Kementerian Agama akan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk mengecek kesiapan aplikasi, jaringan, dan keterbacaan instrumen.
Para admin dan operator di tingkat provinsi iminta melakukan sosialisasi kepada para proktor atau operator di Tempat Asesmen Kompetensi (TAK).
Baca Juga: Inilah Batas Usia Pensiun PNS! Guru, Dosen, dan Guru Besar, Diatur Terpisah, Simak Penjelasannya
Kemenag mengumumkan AKGTK Madrasah akan dilakukan dalam dua tahap.
Tahap pertama pada 24-26 Juni 2024 untuk guru mata pelajaran umum, kepala, dan pengawas madrasah.