KLIK PENDIDIKAN - Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang mendedikasikan hidupnya untuk mencerdaskan bangsa.
Guru adalah pembuka gerbang ilmu pengetahuan dan penuntun menuju masa depan yang gemilang.
Guru adalah teladan bagi muridnya, menunjukkan nilai-nilai moral dan budi pekerti yang luhur.
Baca Juga: Selamat! Selain Kenaikan Gaji, Pensiunan PNS Golongan I-IV Juga Peroleh Tunjangan Tambahan
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) menunjukkan komitmen kuat untuk meningkatkan kesejahteraan guru di Indonesia.
Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah ketergantungan guru pada pinjaman online (pinjol) ilegal.
Data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akhir April 2024 menunjukkan bahwa guru menjadi kelompok profesi terbesar yang terjerat pinjol ilegal.
Baca Juga: TAWARAN KULIAH DAN BEASISWA DI UNIVERSITAS AL-AZHAR MESIR, Jika Berminat Simak Infonya di Sini
Hal ini mengkhawatirkan, karena dapat berdampak negatif pada kinerja dan kesejahteraan guru.
Berbagai upaya dilakukan Kemendikbudristek untuk meningkatkan kesejahteraan guru, di antaranya:
Optimalisasi formasi guru ASN PPPK: Hingga saat ini, tercatat sebanyak 774.999 guru honorer telah lulus menjadi guru ASN PPPK. Ditjen GTK terus mendorong pemerintah daerah untuk membuka lebih banyak formasi guru ASN PPPK pada tahun 2024.
Sistem uji kompetensi untuk kenaikan jabatan: Guru berprestasi mendapat kesempatan untuk naik jabatan melalui sistem uji kompetensi. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi guru untuk meningkatkan kualitas diri dan kinerjanya.
Program akselerasi PPG dalam jabatan: Program ini bertujuan untuk mendorong guru segera menyelesaikan sertifikasi profesi. Sertifikasi profesi merupakan salah satu syarat untuk mendapatkan tunjangan profesi guru.