Sehingga Anak AG menjalani hukuman pidana 3,5 tahun di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA).
Dalam perkara tersebut, kedua terdakwa (Mario Dandy dan Shane Lukas) didakwa melanggar Pasal 355 ayat 1 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP subsider Pasal 353 ayat 2 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP, dan atau Pasal 76c juncto Pasal 50 ayat 2 Undang-Undang 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.
Sementara di tempat yang sama PN Jakarta Selatan, menjatuhkan vonis 12 tahun penjara kepada terdakwa Mario Dandy Satriyo pada Kamis 7 September 2023.
Mario menurut majelis hakim PN Jakarta Selatan, terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan penganiayaan terhadap David Ozora.
Mario juga diwajibkan membayar restitusi sebesar Rp25 Miliar.***