news

Menteri PANRB Rini Widyantini Siapkan ASN Khusus BGN untuk Dukung Kelancaran Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 22 Mei 2025 | 20:25 WIB
Menteri PANRB Rini Widyantini akan siapkan formasi khusus untuk penuhi kebutuhan ASN pada Badan Gizi Nasional (BGN) yang jadi pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG). (menpan.go.id)

KLIK PENDIDIKAN – Sejumlah besar Aparatur Sipil Negara (ASN) tengah dipersiapkan untuk mengisi berbagai formasi jabatan di Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai pelaksana program Makan Bergizi Gratis.

Keberadaan ASN untuk mengisi BGN dan menjalankan program Makan Bergizi Gratis memang sangat dibutuhkan saat ini.

Nantinya, para ASN tersebut akan ditugaskan di cabang-cabang BGN di berbagai daerah yang akan menyalurkan Makan Bergizi Gratis ke sekolah-sekolah.

Baca Juga: PP Terkait Gaji 13 Resmi Dirombak. Tahun 2025, Sri Mulyani Cairkan 4 Tunjangan Ini untuk ASN di Luar Gaji Pokok

Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan gizi.

Program ini nantinya diterapkan di sekolah-sekolah dan posyandu yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pemerintah saat ini sedang mengupayakan akselerasi implementasi program tersebut agar dampaknya dapat dirasakan penerima manfaat dengan target 82,9 juta orang.

Baca Juga: Gaji 13 Pensiunan Cair Mulai Tanggal 2 Juni 2025, Begini Penjelasan Resmi Corporate Secrretary PT Taspen

"MBG merupakan program prioritas utama pemerintah dalam mewujudkan Indonesia emas 2045,” ujar Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dikutip dari menpan.go.id.

“Pemenuhan gizi dapat menurunkan angka stunting, meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), perekonomian, dan lapangan kerja,” lanjutnya.

Baca Juga: Dukung Pengembangan Kompetensi ASN, Menteri PANRB Rini Widyantini Jabarkan Strategi Pembelajaran Terintegrasi

Saat ini, tengah disusun Rancangan Perpres tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG.

Rancangan Perpres ini secara umum mengatur rangkaian tata kelola penyelenggaraan program MBG agar program dapat berjalan efektf, efisien, dan berkelanjutan.

Ruang lingkup pengaturan meliputi lima aspek yang tersebut terdiri dari:

Halaman:

Tags

Terkini