KLIK PENDIDIKAN - Kabar mengenai pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahun 2024 menjadi sorotan publik.
Rencana pengangkatan yang seharusnya berlangsung pada Maret atau April 2025 mengalami penundaan, memicu protes dan ketidakpastian di kalangan calon pegawai yang telah lolos seleksi.
Gelombang kekecewaan pun muncul, terutama dari tenaga honorer yang telah lama menunggu kejelasan status mereka.
Di tengah polemik ini, DPR dan pemerintah tengah mencari solusi untuk mempercepat proses pengangkatan CPNS dan P3K.
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan bahwa dalam dua hingga tiga hari ke depan akan ada kabar terbaru terkait percepatan pengangkatan tersebut.
"Mudah-mudahan dalam dua hari atau paling lambat minggu depan, hasil simulasi dari pemerintah dapat diumumkan," sebut Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad dikutip dari
YouTube cubetray pada Sabtu 15 Maret 2025.
Baca Juga: Gaji Pensiun PNS Cair 1 April, Ternyata Hanya Golongan Ini yang Wajib Otentikasi Satu Bulan Sekali
Keputusan pemerintah menunda pengangkatan CPNS hingga Oktober 2025 dan P3K hingga Maret 2026 menuai kritik tajam.
Banyak calon pegawai yang sudah mengundurkan diri dari pekerjaan sebelumnya demi mempersiapkan diri untuk menjadi aparatur negara, kini menghadapi ketidakpastian.
Sebagai bentuk protes, muncul gerakan pita hitam bertuliskan "Save CASN" yang viral di media sosial.
Tagar seperti #SaveCASN dan #JanganTundaPengangkatan pun ramai digunakan oleh para calon pegawai yang menuntut kepastian dari pemerintah.
Baca Juga: Disepakati Presiden, Inilah Tabel Gaji Pensiun Janda Duda PNS Diterima Hari Selasa
Tak hanya dari peserta seleksi, penundaan ini juga menuai reaksi dari berbagai pihak di DPR.