KLIK PENDIDIKAN - Mata kuliah moderasi beragama di Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama mulai digagas penerapannya , mata kuliah tersebut akan diajarkan kepada semua mahasiswa di seluruh fakultas lingkup perguruan tinggi agama Islam negeri tersebut.
Sebagai langkah persiapan, UIN Datokarama Palu mengawalinya dengan melaksanakan training of trainers (ToT) moderasi beragama, yang melibatkan 30 peserta yang merupakan dosen dengan tugas tambahan pada lingkup perguruan tinggi negeri tersebut.
Profesor Kiai Haji Lukman Thahir selaku Rektor UIN Datokarama Palu memaparkan bahwa Implementasi moderasi beragama di UIN Datokarama Palu lebih konkret dan berkelanjutan.
"Implementasi moderasi beragama di UIN Datokarama lebih konkret dan berkelanjutan, yaitu ditindak lanjuti sebagai mata kuliah dasar yang diterapkan di semua fakultas," ucap Rektor UIN Datokarama Profesor Kiai Haji Lukman Thahir.
Diketahui ToT Moderasi Beragama itu digelar oleh UIN Datokarama Palu bekerja sama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia berlangsung di Kota Palu sejak tanggal 25 - 30 Juni 2024.
"ToT moderasi beragama kali ini lebih fokus pada dosen dengan tugas tambahan atau para pejabat di lingkup UIN Datokarama," ungakapnya.
Para pejabat atau dosen dengan tugas tambahan lingkup UIN Datokarama, yang telah mengikuti ToT, dan selanjutnya akan menyusun formulasi kebijakan dan silabus untuk implementasi mata kuliah moderasi beragama.
"Di samping mereka yang telah selesai mengikuti ToT, telah bisa menjadi pelatih atau pengajar tentang moderasi beragama di semua kegiatan fakultas," jelasnya.
Selanjutnya 30 orang dosen tersebut, juga akan menjadi narasumber atau pelatih moderasi beragama pada kegiatan - kegiatan moderasi beragama, yang dilaksanakan oleh UIN Datokarama dengan pemerintah daerah.
"UIN Datokarama akan terus bekerja sama dengan semua pemerintah daerah di Sulteng terkait dengan implementasi moderasi beragama," sebutnya.
Tot moderasi berama tidak berhenti pada tingkatan dosen dengan tugas tambahan, melainkan juga akan dilaksanakan dengan fokus pada dosen tanpa tugas tambahan, serta tenaga kependidikan (Tendik) lingkup UIN Datokarama.
"Ketika semua sumber daya manusia telah tersentuh dengan moderasi beragama, maka kemudian moderasi beragama ditindak lanjuti lebih konkret ke dalam mata kuliah dasar," ungkapnya.