Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa tidak ada peserta yang digantikan oleh joki pada saat tes berlangsung.
3. Pengamanan Data oleh BKN
Semua data peserta dienkripsi dan dikunci dalam sistem yang dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Dengan sistem ini, tidak ada lagi kemungkinan untuk 'titipan orang dalam' karena data tidak bisa diubah atau ditambah oleh siapapun,” jelas Abdullah Azwar Anas.
4. Peningkatan Pengawasan Selama Seleksi
Untuk memastikan integritas seleksi, pengawasan akan ditingkatkan.
Ini termasuk penggunaan pengawas eksternal dan kamera pengintai di setiap lokasi tes untuk memonitor segala aktivitas yang berpotensi curang.
Menpan RB Abdullah Azwar Anas menyampaikan harapannya bahwa dengan langkah-langkah ini, seleksi CASN 2024 akan mencerminkan nilai-nilai integritas, transparansi, dan kesetaraan.
Pemerintah bertekad untuk menghapus stigma negatif dan membangun kepercayaan publik dalam sistem penerimaan aparatur sipil.***