news

Mahasiswa Merapat, Anies Baswedan Janjikan Subsidi Agar Uang Kuliah Murah Kalau Terpilih Menjadi Presiden

Selasa, 30 Januari 2024 | 08:57 WIB
Capres No. 1 Anies Baswedan berjanji akan menetapkan uang kuliah murah jika terpilih. (setkab.go.id)

KLIK PENDIDIKAN – Jika memenangkan Pemilihan Presiden 2024, Capres No. 1 Anies Baswedan berjanji kepada mahasiswa bahwa ia akan menetapkan uang kuliah murah.

Janji Anies Baswedan kepada para mahasiswa bahwa uang kuliah murah akan menjadi kebijakan prioritasnya diucapkan pada saat berkampanye di Kampung Muka Ancol, Pademangan.

Dalam kampanye pada Senin, 29 Januari 2024 tersebut Anies Baswedan bahwa uang kuliah murah bagi mahasiswa adalah sebuah keharusan dan keniscayaan.

Baca Juga: Asyik, Prabowo Janjikan Makan Siang Gratis Juga untuk Guru Gara-gara Kejadian Ini

Di dalam janji kampanyenya, Anies Baswedan yang berpasangan dengan Muhaimin Iskandar berjanji pada pemilihnya akan menaikkan subsidi biaya pendidikan tinggi.

Anies – Cak Imin berjanji bahwa nantinya biaya kuliah akan ditekan paling tidak menjadi sebesar sepertiga dari besaran uang kulian yangberlaku saat ini.

Bantuan subsidi biaya pendidikan itu utamanya akan diberikan kepada rakyat miskin atau masyarakat kurang mampu.

Baca Juga: Anies Baswedan Janjikan Anggaran IKN Akan Dialihkan untuk Guru Honorer, Pembangunan Sekolah, dan Beasiswa untuk Mahasiswa

Menurut Anies Baswedan, bantuan pembiayaan untuk masyarakat kurang mampu yang sedang menempuh study perguruan tinggi merupakan bentuk investasi oleh negara.

Investasi ini merupakan investasi jangka panjang yang hasilnya baru bisa dirasakan berpuluh-puluh tahun yang akan datang.

"Menurut saya, penyelesaiannya harus pada akar masalahnya. Akar masalahnya adalah komitmen negara untuk investasi pada pendidikan," kata Anies dalam Kampanyenya.

Baca Juga: Anies Baswedan Tolak Konsep Student Loan sebagai Solusi untuk Membiayai Pendidikan Mahasiswa di Perguruan Tinggi
Dalam kesempatan yang sama Anies menolak jika harus menerapkan konsep student loan di mana mahasiswa harus berhutang untuk membayar tunggakan uang kuliah.

Permasalahannya menjadi kompleks karena pinjaman itu akan menyisakan hutang, apa lagi jika kampus malah bekerjasama denganlembaga keuangan bukan bank (LKBB) seperti kasus baru-baru ini. ***

Tags

Terkini