KLIK PENDIDIKAN- Memimpin kabupaten yang memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) atau sering disebut dengan istilah ‘kebun angin’ terbesar di Indonesia, harta kekayaan Bupati Sidrap Dollah Mando ternyata segini.
Dollah Mando memiliki pengalaman menjadi pegawai honorer selama 9 tahun pasca merampungkan pendidikan insinyurnya.
Pengalaman tersebut membuat Dollah Mando menjadi seorang pemimpin yang bijak dan peka terhadap permasalahan tenaga honorer seperti saat ini.
Baca Juga: Kabupaten Sidrap Mulai Bangun Pusat Pariwisata PLTB, Bupati Dollah Mando Pimpin Groundbreaking
Tepatnya ialah pada 1978, saat itu Dollah Mando baru lulus sebagai Insinyur dan langsung bekerja di Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Selatan.
Kemudian pada 1979 ia bertugas di Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Jeneponto namun dengan status honorer.
Karirnya mulai naik saat ia berhasil lolos sebagai PNS Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) pada tahun 1987 dan semakin melejit lagi menjadi Kepala Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Sidrap.
Baca Juga: Kabar Gembira Untuk Honorer! Akhirnya Undang-undang ASN Disahkan, Honorer Akan Terselamatkan
Barulah di tahun 2008 Dollah Mando mencoba peruntungan menjadi Wakil Bupati Sidrap dengan mengikuti Pemilu Kepala Daerah pada waktu itu berpasangan dengan Rusdi Masse sebagai Bupati.
Pada saat itu Pasangan Rusdi Masse dan Dollah Mando berhasil terpilih sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sidrap bahkan sampai 2 periode hingga 2018.
Pada 2018 Dollah Mando akhirnya memutuskan maju mencalonkan diri sebagai Bupati Sidrap dan berhasil terpilih bersama wakilnya Mahmud Yusuf.
Selama memimpin Dollah Mando terkenal sebagai sosok yang sederhana, bijaksana, dan demokratis, tak jarang kebijakan yang ia buat adalah hasil musyawarah bersama tim dibawahnya.
Saat ini Kabupaten Sidrap memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) terbesar di Indonesia dan menjadi ikon daerah tersebut hingga kemudian muncul istilah 'kebun angin'.