Selain agenda resmi, PPWI juga mengajak seluruh anggota untuk berpartisipasi dalam mendukung kelancaran audiensi, baik secara langsung maupun melalui kontribusi lainnya.
Ajakan ini menjadi indikasi bahwa perjuangan PPPK paruh waktu masih membutuhkan dukungan kolektif, termasuk dalam aspek organisasi dan logistik.
Audiensi ini memiliki dampak langsung bagi ribuan tenaga honorer yang masuk dalam kategori PPPK paruh waktu, khususnya di sektor pendidikan.
Bagi guru dan tenaga kependidikan, hasil audiensi berpotensi menentukan:
Kejelasan status kepegawaian
Arah karier ke depan
Peluang transisi menjadi PPPK penuh waktu
Jika solusi konkret berhasil dirumuskan, maka hal ini dapat menjadi titik balik dalam penyelesaian masalah honorer yang selama ini berlarut-larut.
Audiensi PPWI dengan KemenPAN-RB dan BKN dapat dilihat sebagai momentum strategis dalam implementasi kebijakan ASN, khususnya pasca kebijakan PPPK paruh waktu diberlakukan.
Baca Juga: Audiensi PPWI dengan BKN Dijadwalkan 22 April 2026, Bahas Nasib PPPK Paruh Waktu
Isu yang diangkat menunjukkan adanya gap antara kebijakan dan implementasi di lapangan, terutama terkait:
Mekanisme transisi status
Kepastian jenjang karier
Jaminan kesejahteraan