HATI-HATI! RIYA adalah Penyakit Hati yang Bisa Merusak Ibadah, Berikut Beberapa Cara untuk Mengatasinya

photo author
Sudiati, Klik Pendidikan
- Selasa, 29 Agustus 2023 | 14:59 WIB
Riya adalah penyakit hati yang bisa merusak kemurnian ibadah seseorang (Nu.or.id)
Riya adalah penyakit hati yang bisa merusak kemurnian ibadah seseorang (Nu.or.id)

Merasa bahwa ibadah kita selalu memiliki kekurangan dapat membantu menghindarkan kita dari riya.

Penghargaan yang Besar dari Allah

Imam Ghazali mengilustrasikan bahwa ibadah yang terkontaminasi oleh riya seperti permata yang bernilai tinggi, tetapi dijual dengan harga yang sangat murah.

Baca Juga: Semua Pensiunan dan PNS Bisa Dapatkan Dana Rp10 Juta dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Jika Penuhi Syarat Ini

Analogi ini menggambarkan kerugian besar yang timbul akibat riya.

Oleh karena itu, Imam Ghazali mendorong agar ibadah hanya ditujukan kepada Allah semata.

Dengan fokus pada tujuan ibadah yang murni, balasan dunia dan akhirat akan mengikuti.

Tidak Bergantung pada Kepuasan Orang Lain

Imam Ghazali menyarankan agar kita tidak menjalankan ibadah hanya untuk memperoleh persetujuan atau pujian dari orang tertentu.

Baca Juga: BAPAK IBU PENSIUNAN PNS! TASPEN SEGERA TRANSFER GAJI BULAN SEPTEMBER DI TANGGAL INI, NOMINALNYA CAPAI...

Mengandalkan pujian manusia dapat merusak ikhlas dalam beribadah.

Sebaliknya, tujuan utama ibadah seharusnya adalah keridhaan Allah.

Dengan menjalankan ibadah untuk Allah semata, kita akan terbebas dari kekhawatiran tentang apa yang dikatakan orang lain.

Ridha Allah sebagai Prioritas

Imam Ghazali mengingatkan kita bahwa mencari keridhaan Allah adalah prioritas utama.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novi Yanti Ningsih

Sumber: nu.or.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X