news

Presiden Prabowo Turun Tangan! Solusi Tuntas Polemik Pengangkatan CPNS dan P3K 2024, Jadwal Baru dan Instruksi Presiden

lib
Kamis, 20 Maret 2025 | 12:39 WIB
Presiden Prabowo turun tangan merespons polemik CPNS dan P3K 2024! Simak keputusan dan instruksi presiden untuk solusi terbaik!  (YouTube Aritela Tutorial)

KLIK PENDIDIKAN - Polemik pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) 2024 menuai reaksi luas dari berbagai pihak.

Keputusan awal yang menetapkan pengangkatan CPNS serentak pada 1 Oktober 2025 dan P3K pada 1 Maret 2026 memicu protes dari kalangan honorer, CPNS yang telah lulus seleksi, dan masyarakat umum.

Merespons hal ini, Presiden Prabowo Subianto akhirnya turun tangan.

Baca Juga: UMKM Produsen Wewangian Binaan BRI Siap Harumkan Indonesia di Kancah Dunia

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Rini Widiantini, telah menghadap Presiden Prabowo di Istana Negara pada 10 Maret 2025 untuk membahas solusi terbaik.

Hasilnya, Presiden Prabowo akan segera mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) guna memastikan proses pengangkatan CPNS dan P3K berjalan dengan adil dan tidak merugikan pihak terkait.

Keputusan penyesuaian jadwal pengangkatan CPNS dan P3K diumumkan oleh Menpan RB.

Namun, kebijakan ini justru menimbulkan polemik.

Baca Juga: CPNS dan PPPK 2024: Keputusan Terbaru, Penundaan Pengangkatan, dan Solusi Pemerintah untuk Pengadaan ASN

Banyak CPNS yang telah lulus merasa dirugikan karena harus menunggu lebih lama sebelum resmi diangkat.

Hal yang sama juga dirasakan oleh tenaga honorer yang telah lama mengabdi dan berharap segera diangkat menjadi P3K.

Isu ini semakin memanas setelah beredar spekulasi bahwa penyesuaian jadwal disebabkan oleh efisiensi anggaran pemerintah.

Baca Juga: DPR Serukan Pengawasan Ketat Proses Pengangkatan CPNS dan PPPK, Rieke Diah Pitaloka: Mohon Dikawal!

Namun, Menpan RB menegaskan bahwa keputusan ini bukan karena alasan anggaran, melainkan untuk memastikan proses pengadaan ASN berjalan lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan nasional.

Halaman:

Tags

Terkini