UNESA Buka Prodi Terbaru S1 Ilmu Politik, Pendaftarannya Masih Dibuka Hingga 11 September 2023

photo author
Zumarliza Wiyanti Asra, Klik Pendidikan
- Kamis, 3 Agustus 2023 | 21:51 WIB
UNESA buka prodi baru S1 Ilmu Politik (bem.unesa.ac.id)
UNESA buka prodi baru S1 Ilmu Politik (bem.unesa.ac.id)

KLIK PENDIDIKAN - Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali membuka program studi atau prodi terbaru yakni Ilmu Politik.

Prodi yang termasuk dalam jenjang Strata 1 (S1) ini telah dibuka pendaftarannya oleh UNESA sejak 31 Juli hingga 11 Agustus 2023.

Perlu diketahui, bahwa prodi S1 Ilmu Politik resmi bergabung dalam Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) UNESA.

Baca Juga: Kenaikan Gaji PNS Menjadi Sorotan: DPR RI Mendorong Konsistensi Kenaikan Gaji Setiap Tahun

Dr. Moch. Mubarok Muharram, M.IP., selaku Koordinator Prodi Ilmu Politik menjelaskan bahwa pendirian prodi ini didasarkan pada kebutuhan kompetensi ilmu politik dan berbagai alasan penting lainnya.

"Kita tak sekadar membuat prodi, tetapi ada misi keilmuan dan kompetensi di tengah dinamika politik negara kita bahkan dunia yang sangat dinamis," jelasnya dikutip dari laman resmi UNESA.

"Prodi kami memiliki unggulan tersendiri yang membedakannya dengan prodi yang serupa di kampus lain," lanjutnya.

Baca Juga: Mantap! Polda Jambi Telah Musnahkan Barang Bukti 264 Kg Sabu Cair Senilai Rp347 Miliar dari Warga Iran

Tidak hanya itu, Mubarok juga menyatakan bahwa S1 Ilmu Politik UNESA tidak hanya berfokus pada politik praktik.

Kedepannya, prodi ini juga akan menyoroti pergeseran dan dinamika politik di lapangan serta pengaruh transformasi digital dan teknologi dalam ranah politik.

Sehingga, nantinya mahasiswa juga akan mempelajari politik digital hingga big data.

Baca Juga: ASN PPPK Wajib Tahu! Inilah Sebab-sebab Kontrak Kerja Kamu Diberhentikan, Simak di Bawah ...

Di prodi ini, mahasiswa juga akan mempelajari banyak hal seperti:

  • Relasi kuasa negara dan rakyat
  • Negara dengan individu dan negara dengan unsur lainnya
  • Tata kelola pemerintahan
  • Politik perempuan termasuk gender dan politik
  • Politik global dan lokal
  • Big data dan politik digital
  • Persoalan pers dan politik identitas.

"Ada yang jadi pembeda juga, kami memiliki muatan politik identitas yang era digital ini menjadi bidang perhatian dan menentukan dinamika publik. Kita ingin menjadi candradimukanya politik identitas di Indonesia," ungkap Mubarok.

Baca Juga: Pemerintah Batal Buka Formasi Sejuta ASN, Menpan RB Nyatakan Hanya Buka Seleksi CASN 2023 Sebanyak 572.496

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novi Yanti Ningsih

Sumber: unesa.ac id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X