Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan pasca terjadinya serangan, beberapa daerah tertentu diubah menjadi operasi siaga tempur.
“Artinya, ditingkatkan, dari yang tadi soft approach, dengan menghadapi serangan seperti yang terjadi 15 April lalu, tentunya kami tingkatkan menjadi siaga tempur.
Selain itu, peningkatan status ini diharapkan mampu membangkitkan naluri tempur Prajurit TNI.***