KLIK PENDIDIKAN - Berikut doa buka puasa Ramadhan menurut Muhammadiyah termasuk puasa sunnah Senin Kamis, Syawal, dan puasa Qadha sesuai dengan hadits shahih.
Doa buka puasa menurut Muhammadiyah ini sesuai dengan anjuran Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.
Doa buka puasa yang dianjurkan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah ini berdasarkan landasan hadits yang kuat.
Lantas, bagaimana bunyi doa buka puasa menurut Muhammadiyah?
Dilansir Klik Pendidikan dari laman resmi Muhammadiyah dan NU, berikut doa buka puasa Ramadhan dan puasa sunnah Senin Kamis, Syawal, dan puasa Qadha sesuai dengan hadits shahih.
1.Riwayat Sahabat Abdullah bin ‘Umar:
ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ
Latin: Dzahabadzh dzhama-u wabtallatil-'uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah.
Artinya: “Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah serta pahala tetap, insyaallah."
Hal ini disebutkan dalam hadis: “Dari Ibnu Umar r.a. (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Apabila Rasulullah saw berbuka, beliau berdoa: Dzahabazh-zhama’u wabtallatil-‘uruqu wa tsabatal-ajru insya Allah [Hilanglah rasa haus dan basahlah uraturat (badan) dan insyaallah mendapatkan pahala]” [HR. Abu Dawud].
2. Riwayat sahabat Mu’adz bin Zuhrah
Latin: Allahumma laka shumtu wa 'ala rizqika afthartu