KLIK PENDIDIKAN - Inilah informasi mengenai aturan Mendikbud Nadiem Makarim dalam penghapusan jurusan IPA IPS dan Bahasa pada jenjang SMA.
Tentu hal tersebut telah menjadi pertimbangan matang dari pihak Kemdikbud RI pada setiap sekolah SMA yang terdampak penghapusan jurusan IPA IPS dan Bahasa.
Sebagaimana diketahui bersama bahwa Kemdibud RI berhak atas aturan di setiap kemajuan pendidikan di Indonesia.
Tahun ini pemberlakuan Kurikulum Merdeka memberikan ruang atas minat dan bakat setiap siswa SMA untuk dapat dikembangkan sesuai potensi yang dimiliki.
Sehingga siswa SMA dapat lebih leluasa memilih rencana karir di masa depan sesuai yang disampaikan oleh Nadiem Makarim berikut ini mengenai alasan penghapusan jurusan IPA IPS dan Bahasa.
"Khususnya untuk jenjang SMA kami telah menghapus penjurusan dan memberikan keleluasaan bagi peserta didik untuk memilih mata pelalajaran sesuai dengan minat dan rencana karirnya," ungkapan resmi Mendikbud Nadiem Makarim dikutip dari Instagram @gede.prayatna Kamis, 18 Juli 2024.
Harapan Kemdibud ke depan setiap siswa SMA dapat lebih leluasa ketika ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya sesuai minat bakat dan karirnya.
Manfaat lain ketika jurusan IPA IPS dan Bahasa dihapus di Kurikulum Merdeka diketahui siswa dapat lebih fleksibel dalam belajar seperti tujuan Kemdikbud RI berikut ini.
"Pemilihan mata pelajaran dalam Kurikulum Merdeka pada tingkat SMA membawa semangat kesetaraan dan fleksibilitas. Semua murid memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi minatnya dengan lebih bebas, memupuk kreativitas, dan menciptakan masa depan yang lebih beragam dan inklusif," tulis unggahan instagram @kemdikbud.ri mengenai aturan dihapusnya jurusan pada sekolah SMA.
Pengapusan jurusan pada siswa SMA tentunya mendapati polemik tersendiri di masyarakat luas yang khawatir akan arah tujuan siswa tanpa adanya jurusan IPA IPS dan Bahasa.
Tetapi Mendikbud Nadiem Makarim memberi penegasan bahwa peran pendidik dan orangtua nantinya dituntut untuk menggali minat dan membimbing putra/i atas potensi yang ada pada dirinya.
Meski penjurusan mata pelajaran IPA IPS dan Bahasa telah resmi dihapuskan dalam penerapan Kurikulum Merdeka nantinya murid akan tetap dapat bimbingan untuk memilih pelajaran yang diminatinya.