KLIK PENDIDIKAN - Kembali marak terjadi kasus penipuan dengan meminta kode OTP yang dikirimkan melalui SMS.
Pelaku yang licik biasanya mencoba mengelabui korbannya dengan iming-iming mendapatkan hadiah pulsa atau pun undian berhadiah.
Jika korban telah memercayai mendapatkan hadiah tersebut, pelaku lalu menjelaskan akan mengirimkan kode voucher kepada korban melalui SMS.
Padahal, kode tersebut tidak dikirimkan oleh pelaku melainkan oleh Telegram.
Baca Juga: Lulusan S1 Bahasa Inggris, Lembaga Kursus Future Education Buka Lowongan Pekerjaan
Kode itu merupakan kode yang digunakan untuk mengakses telegram kita dari perangkat lain.
Sehingga jika kita telah memberikan kode tersebut kepada pelaku, maka pelaku langsung dapat mengakses Telegram kita untuk keperluan yang mereka inginkan.
"Assalamualaikum. Selamat nomor anda mendapatkan bonus pulsa m-kios senilai Rp 300.000 dalam rangka peningkatan apk telegram kami cara pengambilan silakan balas OK/SETUJU," berikut ini isi chat yang biasa penipu itu gunakan.
Baca Juga: Kapan PPPK Terima Gaji Pertama? Ini Jawabannya. Disertai Penjelasan Gaji PPPK Berdasarkan Golongan
Setelah membalas chat tersebut, penipu akan langsung menjelaskan dia akan mengirimkan kode voucher melalui SMS.
Padahal kode yang dikirim itu merupakan kode untuk mengakses Telegram dari perangkat lain.
Sehingga dengan memberikan kode itu kepada penipu, merupakan suatu kesalahan fatal.
Semoga artikel ini memberikan manfaat dan sebarkan artikel ini kepada keluarga dan kerabat agar lebih banyak yang tahu informasi tersebut. ***