Selain memberikan bantuan materi, ASN juga diharapkan hadir secara emosional melalui perhatian, kunjungan, dan pendampingan terhadap lansia.
Dengan pendekatan tersebut, program ini tidak hanya menyentuh aspek kesejahteraan, tetapi juga mengurangi rasa kesepian dan keterasingan yang sering dialami lansia.
Di tengah tuntutan reformasi birokrasi, “Nyaah Ka Emak” menjadi contoh bahwa pelayanan publik dapat dikemas dengan nilai kemanusiaan yang kuat.
Jika direalisasikan secara luas, program ini berpotensi menjadi gerakan nasional yang memperkuat solidaritas sosial sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap ASN. ***