SEJAUH MANA PROGRAM REFORMA AGRARIA YANG DIJALANKAN PEMERINTAH EFEKTIF DALAM MENGURANGI KETIMPANGAN

photo author
Safrudin KP, Klik Pendidikan
- Selasa, 14 April 2026 | 22:50 WIB
Ilustrasi reforma agraria (Pixabay/ignartonosbg)
Ilustrasi reforma agraria (Pixabay/ignartonosbg)

Meskipun demikian, reforma agraria tetap diakui memberikan dampak positif, khususnya dalam hal peningkatan kepastian hukum atas kepemilikan lahan. Legalitas ini berkontribusi pada penurunan potensi konflik dan peningkatan rasa aman masyarakat.

Selain itu, sertifikasi lahan juga membuka peluang akses terhadap lembaga keuangan, meskipun pemanfaatannya masih terbatas.

Namun, secara keseluruhan, efektivitas reforma agraria dalam mengurangi ketimpangan masih menjadi perdebatan. Tanpa dukungan program pendamping yang memadai, banyak penerima lahan belum mampu mengelola aset secara produktif.

Selain itu, faktor eksternal seperti kebijakan pengadaan tanah dan konflik kepentingan turut memengaruhi tingkat keberhasilan program serta kepercayaan masyarakat terhadapnya.

Pengalaman empiris di tingkat lokal memperkuat pandangan ini, di mana sertifikasi lahan memang berhasil memberikan kepastian hukum, tetapi belum secara signifikan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Keterbatasan akses terhadap modal dan pasar menjadi kendala utama dalam optimalisasi pemanfaatan lahan.

Hal ini menunjukkan bahwa reforma agraria perlu dipahami sebagai kebijakan multidimensional yang tidak hanya berfokus pada aspek legalitas, tetapi juga mencakup dimensi ekonomi, sosial, dan kelembagaan secara terintegrasi.

*) Penulis merupakan mahasiswi Ilmu Pemerintahan Universitas Pamulang PSDKU Serang

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Safrudin KP

Tags

Rekomendasi

Terkini

Politik Agraria: Antara Harapan dan Kenyataan

Rabu, 8 April 2026 | 11:42 WIB

Dinasti Politik sebagai Ancaman Demokrasi Lokal

Selasa, 24 Juni 2025 | 21:55 WIB
X