pendidikan

Pj Gubernur Heru Budi Ancam Cabut KJP dan KJMU Bagi Pelajar DKI Jakarta Kedapatan Merokok, Narkoba dan Terlibat Judol...

Selasa, 6 Agustus 2024 | 21:01 WIB
Pj Gubernur, Heru Budi Hartono mengancam akan cabut KJP dan KJMU bagi pelajar yang kedapatan merokok, narkoba dan judol saat menghadiri acara Penyuluhan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba yang diselenggarakan TP PKK DKI Jakarta (Humas Jakarta)

KLIK PENDIDIKAN – Pejabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono mengancam akan cabut KJP dan KJMU bagi pelajar dan mahasiswa jika kedapatan merokok, narkoba dan terlibat judol (judi online).

Hal penting itu disampaikan Heru saat memberikan sambutan dalam acara Penyuluhan Penyalahgunaan Narkoba bagi Pelajar di DKI Jakarta.

Dalam acara yang diinisiasi oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi DKI Jakarta tersebut diikuti oleh sebanyak 500 peserta dari 14 SMA dan SMK di Jakarta.

Baca Juga: Kemenag Bocorkan Pencairan Dana BOP Jenjang RA dan BOS Madrasah Tahap II Tahun 2024 , Wow Segini Nominalnya...

Berdasarkan siaran pers Pemprov DKI Jakarta pada Senin 5 Agustus 2024, Heru di hadapan ratusan siswa sekolah se-DKI Jakarta, menegaskan pihaknya berkomitmen memberikan yang terbaik bagi generasi muda untuk menyiapkan generasi emas 2045.

Dan salah satu yang menjadi perhatian adalah tentang larangan merokok bagi para pelajar termasuk rokok elektrik (vape).

Heru menegaskan bagi pelajar yang kedapatan merokok termasuk rokok elektrik (Vape) akan mencabut KJP-nya (Kartu Jakarta Pintar).

"Bagi adik-adik yang kedapatan merokok, termasuk rokok elektrik, itu akan saya cabut Kartu Jakarta Pintar-nya. Bagi pelajar yang tawuran saya akan cabut KJP-nya," ancamnya.

Baca Juga: Honorer Meminta Keadilan! Sertifikat SKD Harus Berlaku untuk PPPK 2024, Berikut Informasinya....

Selain masalah rokok, Heru juga menyoroti agar para siswa tidak terpapar narkoba, pinjaman online (pinjol), dan judi online (judol).

Menurutnya salah satu upaya yang dilakukan adalah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mendata warga by name by address dan menyisir warga yang melakukan pinjol maupun judol.

Heru juga mengancam bagi pelajar dan mahasiswa yang melakukan permainan termasuk judol jika tidak bisa dibina maka akan dicabut KJP dan KJMU-nya.

”Bagi pelajar yang ditemukan melakukan permainan, tapi termasuk judol, pertama kalau bisa kita bina, lalu orang tua kita jelaskan. Jika tidak, terpaksa KJP-nya kami cabut, termasuk Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU)-nya," tegasnya.

Lebih lanjut Pj Gubernur DKI Jakarta mengungkap berdasarkan hasil data yang ada Indonesia merupakan peringkat ketiga di dunia yang warganya merokok.

Halaman:

Tags

Terkini