pendidikan

PPKB Guru PAI Kemenag Disiapkan di Bogor, Program Hybrid Dimulai Juni 2026

Minggu, 19 April 2026 | 06:37 WIB
Kemenag siapkan skema PPKB Guru PAI, program hybrid direncanakan mulai Juni 2026 (Ilustrasi AI/Dadang Ferdian Zaenal Arif)

KLIK PENDIDIKAN - Skema Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) bagi guru dan pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah disiapkan Direktorat Pendidikan Agama Islam (PAI) Kementerian Agama (Kemenag).

PPKB bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional guru dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.

Program ini merupakan amanah Peraturan Menteri Agama Nomor 38 Tahun 2018 tentang Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru.

Baca Juga: Bug Bounty 2026 Kemendikdasmen Dibuka, Pendaftaran Hingga 30 April Pukul 18.00 WIB

Desain PPKB dibahas melalui diskusi yang melibatkan guru dan pengawas PAI, dosen dari sejumlah perguruan tinggi Islam, serta pakar pendidikan.

Dosen yang hadir diantaranya dari UIN Syarif Hidayatullah, UIN Sunan Kalijaga, UIN Sunan Ampel, dan UIN Maulana Malik Ibrahim. Turut hadir perwakilan dari Pusbangkom Kemenag, Pusat Kajian Pendidikan dan Kebijakan (PSPK), serta INOVASI.

Diskusi bertajuk “Desain Pengembangan PPKB Bagi Guru dan Pengawas PAI (TK, SD, SMP, dan SMA)” berlangsung selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 April 2026 di Bogor.

Baca Juga: Insentif Guru Non ASN Madrasah 2026 Dibuka, Pendaftaran EMIS-GTK Mulai 15 April

Peserta dalam forum tersebut melakukan peninjauan ulang modul PPKB yang telah ada. Untuk menyesuaikan capaian pembelajaran terbaru, modul tersebut direvisi dengan mengintegrasikan kurikulum berbasis cinta, pembelajaran mendalam, serta pendekatan ekoteologi.

Desain PPKB perlu dirumuskan ulang agar mampu menjawab perkembangan dunia pendidikan yang terus berubah, tegas Direktur PAI, M. Munir

“Proses pembelajaran harus adaptif dengan perkembangan dunia pendidikan. Masih ada anggapan bahwa guru PAI setelah mendapatkan sertifikasi pendidik tidak perlu lagi mengembangkan diri. Pandangan seperti ini harus ditepis,” ujar Munir saat membuka diskusi, Selasa (15/4/2026).

Baca Juga: Ekosistem AI Telkom di Bali Menguat, Kampus Jadi Pusat Lahirnya Talenta Digital Baru

Munir juga menekankan pentingnya memasukkan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), dalam desain PPKB ke depan.

Menurut rencana, desain PPKB beserta modul-modul pendukung ditargetkan selesai pada akhir Mei 2026. Pelaksanaan program PPKB secara hybrid, yaitu kombinasi daring dan luring, direncanakan dapat dimulai pada Juni 2026.

Program ini diharapkan tidak hanya memperkuat kompetensi guru, tetapi juga menjaga kualitas pembelajaran PAI agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. ***

Tags

Terkini