pendidikan

Sam Altman, CEO OpenAI, Lulusan Jurusan Ilmu Komputer Universitas Stanford

Jumat, 15 September 2023 | 21:36 WIB
Sam Altman, CEO OpenAI, adalah salah satu pengusaha teknologi paling sukses di dunia. (Twitter Sam Altman)

KLIKPENDIDIKAN - Samuel H. Altman, CEO OpenAI, ternyata pernah mengenyam pendidikan di Universitas Stanford, Amerika Serikat.

Altman lulus dari SMA John Burroughs di St. Louis, Missouri pada tahun 2003. Ia kemudian mendaftar di Universitas Stanford untuk mengambil jurusan ilmu komputer.

Namun, Altman memutuskan untuk keluar dari Stanford pada tahun 2005, sebelum menyelesaikan studinya.

Pada tahun yang sama, Altman mendirikan Loopt, sebuah aplikasi seluler jejaring sosial berbasis lokasi. Loopt berhasil mengumpulkan lebih dari $30 juta modal ventura dan diakuisisi oleh Green Dot Corporation seharga $43,4 juta pada tahun 2012.

Baca Juga: Berikut Estmasi Gaji Para PNS yang Akan Dicairkan Pada Tahun 2024 Nominalnya Sangat Menggiurkan…

Setelah keluar dari Stanford, Altman bergabung dengan Y Combinator sebagai mitra paruh waktu. Pada tahun 2014, ia diangkat sebagai presiden Y Combinator.

Y Combinator adalah sebuah inkubator startup yang telah melahirkan banyak perusahaan teknologi sukses, seperti Airbnb, Dropbox, dan Coinbase.

Pada tahun 2015, Altman menjadi CEO OpenAI, sebuah organisasi nirlaba yang melakukan penelitian dan pengembangan kecerdasan buatan. OpenAI telah mengembangkan berbagai teknologi AI yang inovatif, termasuk chatbot GPT-3 dan sistem pemrosesan bahasa besar lainnya.

Keputusan Altman untuk keluar dari Stanford pada usia 19 tahun mungkin mengejutkan bagi sebagian orang.

Namun, keputusan tersebut telah terbukti tepat. Altman telah menjadi salah satu pengusaha teknologi paling sukses di dunia.

Baca Juga: Heboh Aplikasi Canggih AI! Kominfo Kolaborasi dan Kaji Regulasi Penggunaan Teknologi Cerdas Tersebut

Altman memiliki ketertarikan pada teknologi sejak usia dini.

Ia belajar pemrograman dan membongkar komputer Macintosh ketika baru berusia delapan tahun.

Minat tersebut membuatnya memilih untuk mengambil jurusan ilmu komputer di Stanford.

Halaman:

Tags

Terkini