KLIK PENDIDIKAN - Video dari kanal YouTube @AthleticInterest berjudul "Why Harvard Studied This Footballer" mengungkap anomali pesepak bola hebat asal Jerman, Thomas Müller.
Artikel ini menyoroti hal-hal istimewa tentang Müller, yang disebutkan dalam video sebagai pemain yang secara fisik tidak menonjol, tetapi memenangkan trofi lebih banyak dari hampir semua legenda sepak bola dunia.
Müller dikatakan istimewa karena menjadi sosok pesepak bola yang menarik perhatian ilmuwan Harvard. Berdasarkan penelusuran Tim Redaksi Klik Pendidikan, seorang ilmuwan dari Harvard Business School, Boris Groysberg mempublikasikan hasil penelitiannya tentang Thomas Müller di dalam artikel berjudul “Thomas Müller: Mr. Bayern Munich” pada Januari 2025.
Ketertarikan seorang ilmuwan dari kampus ternama untuk menelitinya, tentu membuktikan bahwa terdapat sesuatu yang istimewa dalam diri seorang Thomas Müller, yang di dalam video disebutkan terkait kecerdasan, ketahanan mental, dan sikap kepemimpinannya.
Sang Raumdeuter
Thomas Müller, 36 tahun, telah memecahkan banyak rekor meskipun tak memiliki kecepatan sekelas Mbappé atau dribbling bola sehebat Lionel Messi.
Ia mencetak 250 gol dan 276 assist untuk Bayern Munich, menjadikannya pemain dengan kontribusi gol terbanyak di lima liga utama Eropa sejak debutnya. Ia juga menjadi pemain Jerman dengan koleksi 35 trofi.
Kehebatannya bukan terletak pada fisik, tetapi kecerdasannya terkait sepak bola. Hal inilah yang kemudian membuat Thomas Müller dijuluki "Raumdeuter", yang artinya adalah “penerjemah ruang”.
Julukan tersebut merujuk pada kemampuan spesial pemain Jerman tersebut, yang dianggap seakan memiliki radar khusus untuk membuka ruang dan menciptakan peluang di dalam sebuah permainan.
Ia selalu berada di posisi dan waktu yang tepat, sehingga dengan sedikit tenaga, Müller dapat mengalahkan lawan dengan bekal insting dan IQ sepak bola yang tinggi.
Tiga Keistimewaan Müller
Berdasarkan hasil studi Harvard Business School, kecemerlangan Müller terletak pada tiga keterampilan utama, yaitu: