NAIK DRASTIS! Berikut Honor Terbaru Petugas KPU Badan Ad Hoc Pemilihan dan Pemilu 2024 Yang Disetujui Kemenkeu

- Minggu, 5 Februari 2023 | 14:12 WIB
AKHIRNYA! Honor Petugas Badan Ad Hoc untuk Pemilu dan Pemilihan 2024 Naik Drastis dibanding Pemilu Sebelumnya (kepri.kpu.go.id)
AKHIRNYA! Honor Petugas Badan Ad Hoc untuk Pemilu dan Pemilihan 2024 Naik Drastis dibanding Pemilu Sebelumnya (kepri.kpu.go.id)

KLIK PENDIDIKAN - Segala usaha yang dikerahkan KPU atau Komisi Pemilihan Umum akhirnya terwujud! Kemenkeu menyetujui penambahan jumlah honor bagi petugas ad hoc pada pemilihan dan Pemilu 2024.

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyetujui pengajuan anggaran dari KPU untuk menaikan honor petugas ad hoc di saat Pemilu 2024 nanti.

Kenaikan honor petugas ad hoc Pemilu 2024 yang disetujui itu meliputi petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS), Panitia Pemungutan Luar Negeri (PPLN), Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN), dan Panitia Pendaftaran Pemilih atau Pantarlih.

Baca Juga: Isu Penghapusan Tenaga Honorer Semakin Ramai Dibicarakan, Ganjar Pranowo Serius Sampaikan Ini

Ketua KPU Hasyim Asy'ari mengungkapkan tentang kenaikan honor petugas ad hoc ini, "Jadi setidaknya sudah ada gambaran honor untuk badan ad hoc, terutama untuk KPPS sudah ada kenaikan yang relatif besar dari Rp550.000 (honor ketua KPPS pada Pemilu 2019) menjadi Rp1.200.000 dan untuk anggota KPPS dari Rp500.000 menjadi Rp1.100.000," Ungkap Hasyim saat ditemui di Kantor KPU dalam acara konferensi pers Pendaftaran Partai Politik Calon Peserta Pemilu hari kedelapan pada hari Senin (8/8/2022).

Keputusan untuk menaikan honor petugas ad hoc di pemilihan dan Pemilu 2024 ini tertuang dalam surat Kementerian Keuangan Nomor S-647/MK.02/2022 tanggal 5 Agustus 2022, tentang Satuan Biaya Masukan Lainnya (SBML) untuk Tahapan Pemilihan Umum dan Tahapan Pemilihan.

Hasyim juga menjelaskan tentang kenaikan honor petugas ad hoc lainnya yang disetujui Kemenkeu ini, beliau memberikan perbandingan honor dari Pemilu 2019 dan pemilihan 2020 lalu.

Baca Juga: GAWAT! Isu Penghapusan Tenaga Honorer Semakin Kencang, Ganjar: Yang Mau Ngisi Siapa?

Salah satu anggota KPU Yulianto Sudrajat pun menyampaikan bahwa anggaran perlindungan bagi petugas badan ad hoc, penyelenggara Pemilu dan Pemilihan 2024, serta untuk kecelakaan kerja bagi badan ad hoc.

Terdapat rincian santunan anggaran kecelakaan kerja bagi badan ad hoc Pemilu 2024 yang diajukan KPU dan disetujui oleh Kemenkeu, tertulis santunan bagi luka sedang Rp8.250.000 perorang,  luka berat Rp16.500.000 perorang, santunan bagi yang meninggal dunia Rp36.000.000 perorang, dan untuk yang cacat permanen Rp3.800.00 perorang.

Perlindungan bagi badan ad hoc yang mengalami kejadian kecelakaan selama proses Pemilu 2024 pun mendapatkan Rp10.000.000 untuk biaya pemakaian.

Baca Juga: DPR RI Sebut Data Honorer Sebabkan Kendala Dalam Penyusunan UU ASN, DPR RI: Tidak Pernah Clear Datanya!

Sementara itu Bernad Dermawan Sutrisno sebagai Sekretaris Jenderal KPU menjelaskan proses revisi anggaran yang berasal dari pos keuangan bendahara umum negara, anggaran tersebut berjumlah Rp1,2 Triliun.

Dari penjelasan tersebut, Bernad menyampaikan bahwa penambahan anggaran Rp1,2 Triliun itu baru sebatas izin prinsip dari Kementerian Keuangan atau Kemenkeu, lalu dalam proses DIPA Keungan negara, Bappenas lah yang bertanggung jawab menyetujui hal itu.***

Halaman:

Editor: Safrudin KP

Sumber: kepri.kpu.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X